Basagita Community —  Setiap orangtua pasti akan merasa bahagia dan bangga jika memiliki seorang anak yang tumbuh menjadi anak yang pintar, sehat dan juga cerdas. Terlebih saat anak memiliki nilai yang memuaskan ketika berada di lingkungan sekolah. Sebagai orangtua tentu akan melontarkan beberapa pujian atas prestasi yang diraih. Namun tanpa kita sadari, pujian juga dapat menimbulkan efek negatif pada perkembangan anak.

Saat orangtua terlalu berlebihan dalam hal memuji prestasi yang didapatkan oleh anak, maka akan timbul beberapa sifat  negatif seperti suprior, dominan dan selalu merasa berhak mendapatkan sebuah penghargaan meskipun mereka memiliki kontribusi yang sedikit. Hal ini disebabkan karena sifat narsis pada orangtua akan dirasakan oleh anak sehingga menimbulkan beberapa sifat tersebut.

Selain beberapa sifat negatif yang bisa saja menyerang anak,  kebiasaan sering dipuji juga berdampak pada pribadi anak yang cenderung takut akan kegagalan. Adapun dampak negatif lainnya telah Basagita rangkum serti berikut ini:

Merasa paling pintar

pict from. islamidia.com

Pujian atau sanjungan yag terlalu tinggi memang sangat melenakan. Bukan hanya pada usia dewasa saja, usia anak-anak juga bisa terlena oleh sebuah pujian. Terlebih jika pujian yang dilontarkan terlalu berlebih, bisa dipastikan anak akan merasa paling hebat. Bahkan merasa paling pintar dibandingkan dengan yang lain dan kerap kali meremehkan orang lain.

Merasa diremehkan

pict from. Blog Toddler | Merries

Saat orangtua menyanjung dan memuji anak dengan berlebih meskipun mengetahui kemampuan anak yang pada kenyataannya tidak sehebat atau seunggul dengan pujian yang dilontarkan, tentu akan membuat anak merasa tersakiti karena merasa dibohongi. Saat hal ini terjadi anak akan merasa diremehkan.

Merasa terbebani

pict from. Blog Toddler | Merries

Dampak lainnya adalah anak merasa terbebani atas pujian dan sanjungan yang diberikan secara berlebih. Pasalnya anak harus dapat melakukan segala sesuatu atau tindakan dengan sempurna utuk mendapatkan pujian atas keberhasilannya. Hal ini tentu akan menjadi sebuah beban bagi anak.

Memuji perbuatan baik atau keberhasilan anak memang sangat dianjurkan, akan tetapi sebagai orangtua, kita wajib memberikan pujian sepantasnya saja. Jangan sampai demi membahagiakan hati anak kita memuji terlalu berlebih. Meskipun niat awal hanya memberikan suntikan semangat, pastikan untuk tidak memberikan pujian yang akan menjadi beban bagi anak.

 

Dengan pujian berlebih, Anda juga bisa menurunkan minat anak dalam suatu hal. Pasalnya anak akan merasa cepat puas saat melakukan sesuatu hal karena mendapatkan pujian,untuk itu hindari memuji anak berlebih agar anak tetap fokus dan tidak mudah puas akan hasil yang didapatkan. Nah Basagiters, sudahkah Anda memuji perbuatan baik si kecil hari ini? Pastikan untuk memuji si kecil dalam batas yang wajar guna menghindari beberapa dampak negatif yang telah Basagita uraikan.

 

[Ditulis oleh Elly Almayra]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *