Basagita Community — Memasuki bulan Desember berarti liburan akhir tahun sudah di depan mata. Berbagai macam rencana berlibur sudah ada di kepala. Bagaimana yang belum ada rencana? Mengunjungi museum bersama anak dan keluarga untuk mengisi liburan juga menyenangkan, lho Basagiters. Di museum, kita bisa mempelajari banyak hal mulai dari kebudayaan, sejarah, kultur dan lain sebagainya.

Sebelum menentukan mau pergi ke museum yang mana, kami perlu tahu jenis-jenis museum nih, Basagiters.

  1. Museum umum adalah museum yang koleksinya berkaitan dengan berbagai cabang seni, disiplin ilmu dan teknologi. Contoh museum ini adalah Museum Nasional yang terletak di Jakarta Pusat.
  2. Museum pendidikan adalah museum yang didirikan sebagai pusat penelitian, sumber belajar dan pembelajaran. Contohnya adalah Museum Pendidikan Nasional di Bandung.
  3. Museum spesialis atau khusus adalah museum yang koleksinya menginformasikan sejarah yang berkaitan dengan perabadan manusia secara khsusu. Contoh museum ini adalah Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti.
  4. Museum anak merupakan institusi yang menyediakan benda pameran dan program acara untuk menstimulasi pengalaman informal anak. Contoh museum ini adalah Museum Layang-layang di Jakarta Selatan.

pict from: https://edition.cnn.com/travel/gallery/museum-day-photos/index.html

Semakin tertarik mengunjungi museum untuk mengisi waktu liburan? Simak lima tips yang akan mempermudah kamu untuk menjelajah:

Susun daftar museum

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyusun daftar museum yang ingin dikunjungi. Selain itu, kamu bisa mencatat alamat tempat museum berada. Hal ini bertujuan agar kamu bisa tahu jika ada beberapa museum dalam satu wilayah.

Hubungi museum

Data seperti harga tiket masuk dan jam kunjungan, biasanya sudah tertera di website museum. Namun, ada baiknya kamu tetap menghubungi museum untuk memastikan mereka buka di tanggal kamu berkunjung. Ada beberapa museum juga yang harus reservasi dari jauh-jauh hari, seperti Museum Harry Darsono.

Cari tahu tentang museum

Di laman website museum, biasanya ada sejarah singkat mengenai museum tersebut. Ada baiknya kamu melihat dan membaca informasi tersebut untuk pengetahuan dasar.

Meminta pemandu wisata

Biasanya museum menyediakan pemandu wisata yang akan mengantarmu berkeliling dan menceritakan berbagai kisah tentang koleksi yang ada di museum. Kamu bisa meminta pemandu di tempat pembelian tiket masuk.

Membuat permainan seru

Pergi ke museum bersama anak dan keluarga akan lebih menyenangkan jika ada permainan atau kegiatan menarik seperti membuat diagram warna-warni yang berkaitan dengan informasi yang didapatkan di museum, menulis cerita, menggambar peta dan sebagainya.

 

Tidak hanya itu saja Basagiters, ternyata mengunjungi museum juga akan membawa banyak manfaat. Seperti yang disebutkan oleh Suratmin dalam Museum Sebagai Wahana Pendidikan Sejarah, empat hal ini bisa terasah:

  1. Mengunjungi museum kamu akan belajar dan bertambah pengetahuannya dengan melihat berbagai koleksi yang dipamerkan.
  2. Ketika kamu berkunjung ke museum dan melihat berbagai hal baru, maka itu akan memicu ide baru yang bisa menghasilkan karya baru.
  3. Museum juga bisa sebagai tempat rekreasi yang mengasyikkan.
  4. Di museum kamu bisa membayangkan bagaimana kehidupan di masa lampau berlangsung. Karena itulah, museum bisa melatih imajinasimu.

pict from: https://www.indoindians.com/jakarta-museums/

Jadi, siap untuk berlibur seru dengan mengunjungi museum dan mengambil berbagai manfaatnya kan, Basagiters?

 

Referensi:

  • Ambrose, Timothy & Crispin Paine 2006. Museum Basic. Edisi kedua. Routledge
  • staff.ugm.ac.id
  • kemdikbud.go.id
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum
  • Museum Pendidikan Nasional: mpi.uny.ac.id
  • Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI): iaaipusat.wordpress.com
  • Suratmin, Museum Sebagai Wahana Pendidikan Sejarah, Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Yogyakarta, 2000

 

[Ditulis oleh Ayas Ayuningtyas]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *