Basagita Community – Walau kesannya merepotkan, tapi memelihara hewan juga merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi anak. Bahkan di beberapa keluarga, kegiatan ini menjadi aktivitas favorit saat liburan atau untuk mengisi waktu senggang. Paling tidak ada 9 manfaat memelihara hewan yang bisa didapat ananda dari kegiatannya tersebut.

Manfaat Memelihara Hewan Bagi Anak [pexel]

Manfaat Memelihara Hewan Bagi Anak [pexel]

1. Melatih rasa tanggung jawab

Memiliki hewan peliharaan juga berarti bertanggung jawab atas makanan, kebersihan, dan kesehatan si hewan. Manfaat memelihara hewan bagi anak adalah sebagai sarana untuk memahami bahwa ada seekor makhluk Tuhan yang bergantung pada dirinya. Anak juga berlatih bertanggung jawab atas si hewan kesayangan. Di masa dewasanya nanti, kebiasaan bertanggung jawab ini akan sangat berpengaruh pada kesuksesan pendidikan, rumah tangga, dan karirnya. Hal ini terutama bagi anak laki-laki. Karena jika anak perempuan bisa belajar tanggung jawab dari bermain boneka dan rumah-rumahan, anak laki-laki dapat belajar dari memelihara hewan.

2. Melatih rasa sayang dan empati pada makhluk Tuhan

Si hewan kesayangan juga makhluk hidup ciptaan Tuhan. Dengan mengurus dan memeliharanya, ananda mengasah rasa sayang pada sesama makhluk. Dia akan mempelajari bahwa hewan yang diperlakukan dengan baik akan tumbuh sehat dan sayang padanya. rasa sayang dan empati adalah dua perilaku yang harus ditumbuhkan dari pembiasaan sehari-hari, dan hewan kesayangan bisa menjadi sarana yang tepat.

3. Menenangkan pikiran

Bukan hanya orang dewasa, terkadang ananda juga mengalami masa-masa sulit yang menguras pikirannya. Banyaknya tugas sekolah, nilai yang turun, atau masalah dengan teman sebaya. Bermain bersama hewan peliharaan terbukti dapat menurunkan stress, termasuk pada anak. Memandangi ikan yang berenang di dalam akuarium saja bisa menurunkan ketegangan pikiran. Dengkuran kucing juga dipercaya dapat menenangkan, menormalkan detak jantung, dan membuat tidur lebih nyenyak. Selain itu, terkadang hewan peliharaan seperti anjing dan kucing kerap dijadikan tempat curhat oleh anak saat dia tidak bisa curhat pada orang lain.

4. Menumbuhkan rasa percaya diri

Penelitian menyebutkan anak usia sekolah dasar yang memelihara hewan akan lebih percaya diri dan lebih mudah masuk dalam lingkaran pertemanan baru. Anak juga lebih santai dan percaya diri saat pelajaran mengarang dan story telling jika mereka diminta bercerita tentang hewan kesayangannya.

5. Menambah pengetahuan

Ketika memelihara hewan, maka ananda juga secara tidak sadar akan mempelajari banyak hal tentang ilmu pengetahuan. Misalnya cara hewan tertentu berkembang biak, jenis atau ras hewan, makanan kesukaannya dan makanan yang tidak boleh diberikan, apa yang harus dilakukan pada bayi kucing, dll. Bukankah ini juga bagian dari ilmu pengetahuan?

 

[wallmart]

6. Pada anak istimewa, hewan peliharaan dapat meningkatkan kualitas tumbuh kembang

Di beberapa pusat terapi, sejak 2007 hewan peliharaan juga digunakan untuk melatih anak-anak berkebutuhan khusus atau anak yang mengalami trauma. Terapi menggunakan kucing dan anjing kerap dilakukan untuk memberi tenang dan percaya pada anak berkebutuhan khusus. Dengkuran kucing berefek pada ketenangan dan normalnya detak jantung. Anjing memberi rasa percaya diri, kepemimpinan, dan meningkatkan kemampuan bersosialisasi—tiga hal yang seringkali tidak dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus (Vaughn and Bos, 2009).

7. Sarana belajar wirausaha

Beberapa jenis hewan peliharaan bukan hanya dapat menjadi teman bersenang-senang, tapi juga bisa dijual dan menambah uang saku ananda. Sebut saja ayam, kelinci, atau ikan. Memelihara hewan dengan telaten hingga sehat dan berkembang biak, lantas menjualnya, dapat melatih kemampuan wirausaha anak sejak kecil. Kemampuan ini jelas akan sangat berguna untuk masa depannya.

8. Meningkatkan daya tahan tubuh anak

Penelitian di Universitas Winscousin oleh Dennis Ownby, MD  menunjukkan bahwa anak yang terbiasa berinteraksi dengan hewan peliharaan memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap beberapa jenis alergi. Ownby  meneliti 474 orang bayi sampai berusia 7 tahun, dan menemukan bahwa anak-anak yang terbiasa berinteraksi dengan anjing atau kucing, tahan terhadap alergi dikarenakan paparan dini oleh bakteri tertentu. Anak yang terbiasa memelihara hewan juga relatif lebih kuat terhadap tungau dan bulu. Kebiasaan mengajak anjing atau kucing berjalan-jalan paling tidak tiga puluh menit seminggu juga akan memperkuat otot anak.

9. Sarana bonding untuk keluarga

Sering kali kegiatan memberi makan hewan kesayangan,  berjalan-jalan, bermain bersama di halaman, atau memandikan hewan menjadi saat-saat yang menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga. Mengikat keluarga dalam cinta dan quality time. Tak jarang hewan kesayangan juga sudah menjadi bagian dari keluarga itu sendiri.

{todaysparent]

{todaysparent]

Setelah mengetahui 9 manfaat memelihara hewan bagi anak, kini Anda tidak perlu ragu lagi untuk memberi kesempatan pada si kecil untuk memiliki hewan kesayangan. Pilih hewan peliharaan yang sesuai dengan kondisi anak dan keluarga, dan bantu dia mencapai banyak manfaat. Selamat mencoba, Basagiters!


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *