Basagita Community — Kontingen Indonesia kembali menambah perolehan medali emas ke-8 pada hari ke empat Asian Games 2018. Perolehan medali emas tersebut diraih oleh Aries Susanti Rahayu dari cabang panjat tebing nomor speed climbing pada Kamis malam (23/8/2018) di Jakabaring Sport City, Palembang. Dia mengungguli Puji Lestari asal Indonesia juga dengan catatan waktu 07.61 detik. Aries Susanti Rahayu dan Puji Lestari berhasil lolos ke final setelah menyisihkan dua wakil dari Cina di babak semifinal

pict from google

Kini perolehan medali emas kontingen Indonesia pada Asian Games 2018 berada di posisi kelima dengan total 24 medali. Perjalanan masih panjang dan semangat harus tetap dijaga, masih banyak medali yang dapat diraih dan menjadikan peringkat semakin naik dan mengungguli kontingen negara lain. Indonesia menargetkan 16-20 medali emas untuk dapat masuk posisi 10 besar klasemen akhir perolehan medali pada perhelatan akbar ini.

Prestasi Aries Susanti Rahayu sendiri sudah dimulai sejak tahun 2008 dengan mendapat medali perak pada turnamen tingkat Nasional. Tahun 2017 pada Kejuaraan Asian Continental Champhionship di Teheran, Iran meraih medali perunggu serta peringkat keempat di IFSC Climbing Worldcup, Wujian, Cina. Sebelum turut serta memeriahkan Asian Games, dia mengikuti kejuaran Dunia IFSC di Chongging, Cina dengan meraih medali emas. Seluruhnya pada nomor speed putri cabang panjat tebing.

pict from google

Tambahan satu medali emas ini membuat Indonesia menyamai prestasi 40 tahun silam ketika Asian Games di Bangkok tahun 1978. Waktu itu kontingen Indonesia meraih 8 emas, 7 perak, dan 33 perunggu.

Berikut daftar perolehan medali emas kontingen Indonesia hingga Kamis (23/8/2018):

  1. Khoful Mukhib (Downhill)
  2. Tiara Adnini Prastika (Downhill)
  3. Eko Yuli Irawan (Angkat Berat)
  4. Defia Rosmaniar (Taekwondo)
  5. Lindswell Kwok (Wushu)
  6. Tim Putra (Paralayang)
  7. Jafro Megaranto (Paralayang)
  8. Aries Susanti Rahayu (Panjat Tebing).

 

Demikian  artikel singkat seputar perolehan medali emas pada Asian Games 2018. Mari kita doakan untuk kesuksesan tim kontingen Indonesia demi mengharumkan nama bangsa di bidang olahraga.

Semoga bermanfaat!

 

 

[Ditulis oleh Purwani Wijayanti]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *