Basagita Community — Cerita pendek yang mengisahkan perjuangan seorang wanita single parent, dan berjuang demi buah hati dengan penuh ketulusan serta keikhlasan. Banyak makna yang dapat dipetik dari cerita ini, penasaran? Selamat membaca …


KAULAH KAFILAH ITU

Oleh. Walidah Ariyani

Mereka selalu menilaimu sebelah mata. Mereka bilang kau janda perebut suami orang. Hanya kau dan Tuhan yang tahu, bahwa semua tuduhan itu salah.

pict source by Google – suara-sakingbali.blogspot.com

Perjuanganmu Ibu …

Hari-hari kehidupanmu dijalani seperti biasa. Menjadi single parent dan menghidupi kedua anak dengan dagangan yang tak seberapa. Meski dikalkulasi dengan kebutuhan yang tak kunjung terpenuhi. Kau selalu bilang hidupmu selalu berkecukupan, terutama pada mereka yang begitu nyinyir mulutnya. Seolah hanya itu pekerjaan mereka yang sekedar memantau semua waktu dan kegiatanmu.

Kau, wanita perkasa yang tak pernah mengeluh. Menjual apa pun yang bisa kau buat, asalkan halal begitu katamu suatu hari. Untuk apa berpenghasilan banyak, tapi dengan cara yang tak diridhai.

Kau wanita, tapi tak mengutamakan kecantikan sebagai hal yang harus diperhatikan. Meski sengatan mentari merubah pigmen kulitmu, kau tetap cantik. Karena kecantikan tak semata dari putih dan mulusnya wajah. Namun, hati yang bersih dan tulus lebih memancarkan kecantikan tak terbanding.

Pagi itu, kau berjalan menjajakan pisang goreng. Sekeranjang penuh daganganmu, tampak berasap dan renyah. Kicauanmu memanggil pembeli, heningkan kicau burung di luar jendela kamar. Binatang bersayap itu memilih memandangmu. Sayang, tak satu pun gorenganmu laku.

“Bu, gorengan.”

Sebuah suara memanggilmu. Kau pelankan langkah dan berhenti. Senyummu selalu lebih dulu menghias, dibandingkan tanyamu kepada pembeli. Sepuluh pisang goreng kau berikan dalam bungkus plastik beralaskan daun pisang. Katamu agar gorengan panas tak bersentuhan langsung dengan plastik.

Kau memang bukan orang berpunya, hidupmu serba pas-pasan. Tapi, kau selalu memperhatikan hal besar yang terlihat sepele. Sepanjang perjalanan mencari rezeki, sebuah kantong kresek merah selalu kau isi dengan sampah plastik yang terjumpa di jalanan. Katamu, sampah plastik sulit didaur ulang.

Entah lulusan apa dulu dirimu. Wawasanmu kadang tak bisa dikira. Apalagi jika melihat penampilanmu yang begitu sederhana. Penampilan memang penting, tapi menjadi biasa saat penampilan tak selaras dengan keindahan hati.

Kau begitu sempurna. Setidaknya itulah yang terlihat, walau tidak di mata mereka yang masih nyinyir. Hingga akad penyempurna agama menggaung di seantero masjid. Kau bukan perebut suami orang. Menceraikan istri yang memilih hidup menjadi TKW tanpa peduli izin suami adalah pilihan tepat menikahimu. Hapus air matamu, kini kau tak lagi sendiri.

Biarkan mulut nyinyir terus merongrong. Jadilah kafilah yang terus berlalu, tak peduli seberapa nyaring gonggongan yang menyeru. Setidaknya kau lebih memahami hak dan tanggung jawab menjadi single parent dalam keluarga. Itu sudah cukup.

***

TAMAT

 

[Ditulis oleh Walidah Ariyani]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *