Basagita Community — Kucing bisa terkena flu? Tidak perlu heran ya, Basagiters. Hal ini memang benar adanya. Banyak hal yang bisa menyebabkan flu pada kucing. Salah satunya, karena si kucing tertular flu dari manusia. Tak hanya itu, sesama kucing pun bisa saling menulari flu. Jadi, jika Basagiters memelihara banyak kucing, langkah paling baik adalah mengontrol agar mereka berpisah sejenak ketika salah seekor dari mereka teridentifikasi flu. Tetapi jangan salah, flu yang terjadi kucing  juga mungkin terjadi walaupun mereka tidak bersinggungan dengan manusia ataupun kucing lainnya.

Tahukah Basagiters bahwa infeksi jamur aspergillus dan polip pun bisa menyebabkan kucing terjangkit flu? Flu yang terjadi kucing juga bisa disebabkan karena hewan berbulu yang imut ini menghirup sesuatu yang asing semisal rumput, apalagi jika tumbuhan rumput itu sudah terkontaminasi virus. Hampir sebagian besar virus menyebar melalui udara atau air. Jadi, upayakan lingkungan Basagiters selalu bersih dan sehat, ya.

Berikut ini akan diuraikan 7 hal yang perlu diperhatikan ketika kucing mengalami flu. Silakan disimak ya, Basagiters.

1. Gejala

pict source by: Google – Kucing Pedia

Sinyal pertama sebagai isyarat bahwa flu pada kucing sudah terjadi adalah si kucing bersin secara berlebihan. Selain dari itu, terdapat kotoran pada mata dan hidungnya. Waspadalah jika si kucing mengeluarkan kotoran melalui hidung dan matanya secara berkelanjutan. Karena kemungkinan besar si hewan lucu ini sudah terinfeksi virus.

Jika memang ini sudah terjadi, rawatlah si kucing dengan baik di rumah, lebih disarankan untuk turut serta melakukan perawatan ke dokter hewan. Tetapi jika bersin tidak berlebihan serta tidak terdapat kotoran pada mata dan hidung kucing, bisa jadi flu akan hilang sendiri dalam beberapa hari.

Beberapa gejala flu pada kucing bisa berupa demam, napas terengah-engah dan batuk. Gejala lainnya adalah si kucing mengalami penurunan nafsu makan. Hal ini mungkin terjadi karena hidung si kucing tersumbat sehingga ia tidak bisa mengendus ataupun mencium aroma makanan.

 

2. Cara merawat

Berbanding lurus dengan flu pada manusia, flu pada kucing juga tidak ada obatnya. Hal yang dapat dilakukan hanyalah membantu imun tubuh melawan flu, serta memberikan bantuan sementara.

 

3. Menjaga untuk tetap bersih

Sangat penting menjaga kebersihan hidung dan mata. Bersihkan kotoran sesering mungkin secara konsisten. Gunakan kain lembut yang lembab, kertas tisu ataupun kain katun.

Selanjutnya, pastikan juga si hewan peliharaan berbulu ini makan dengan teratur dan perbanyak konsumsi air minum. Lebih baik bila disajikan dalam keadaan hangat.

 

4. Periksa dan bawakan ke dokter

pict source by: Google – Catlovers.id

Flu pada kucing biasanya bisa didiagnosis melalui pemeriksaan fisik sederhana. Dokter hewan seringkali mengobati dengan antibiotik melalui suntikan atau mulut. Bisa jadi dokter hewan menggunakan alat penguat dengan tujuan membantu melegakan pernapasan si kucing.

Flu pada kucing juga bisa ditaklukkan dengan pemberian vaksin. Biasanya langkah ini lebih efektif dilakukan dokter. Jika infeksi dinyatakan parah, dokter bisa juga melakukan tes darah dan sinar x.

 

5. Rawat inap

Mungkin ini terdengar sedikit lucu. Namun hal ini mungkin saja terjadi jika flu pada kucing membuat hewan ini mengalami dehidrasi. Selain suntikan obat, vitamin B dan makanan ringan juga bisa dipakai untuk memperbaiki pola makan kucing Basagiters. Bahkan ada beberapa contoh kasus, seorang dokter hewan memberi oksigen tambahan pada pasien kucingnya.

 

6. Setelah pulang

pict source by: Google – Catlovers.id

Seperti juga manusia, ketika seekor kucing pulang dari rawat inapnya, kucing juga memerlukan perawatan lanjutan agar bisa sembuh total. Konsisten untuk menjaga bagian mata dan hidung agar selalu bersih. Antibiotik harus terus diberikan sesuai anjuran dokter. Makanan dan minuman hangat juga rutin diberikan secara bertahap.

Mata kucing harus tetap ditutup dalam jangka waktu tertentu setelah pemulihan. Bila gejala flu pada kucing kembali kambuh dalam kurun waktu tertentu, maka si kucing perlu mendapat perawatan medis secepat mungkin.

 

7. Vaksin

pict source by: Google – Hewan.id

Supaya kucing peliharaan Basagiters memiliki imun terhadap infeksi virus, maka si kucing disarankan untuk diberikan vaksin. Selanjutnya, kucing juga membutuhkan penguat reguler agar senantiasa kebal dan terhindar dari infeksi.

 

Demikianlah kalau Basagiters punya peliharaan kucing di rumah, perhatikan dengan benar soal kesehatannya, ya. Jangan sampai kucing kesayangan Anda terkena penyakit flu dan dibiarkan saja tanpa dilakukan pengobatan. Jaga selalu kesehatan keluarga ya, Basagiters!

 

 

[Ditulis oleh Syefrianidar]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *