Basagita Community — Gelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang telah resmi ditutup. Dalam gelaran ini, negara kita berhasil menunjukkan diri mampu untuk menjadi tuan rumah yang baik. Tidak hanya itu, pada Asian Games kali ini, para atlet kebanggan tanah air berhasil mencatatkan sejarah dengan prestasi Indonesia di Asian Games 2018 yang membanggakan dalam berbagai cabang olahraga.

Tahukah Anda? Bahwa torehan medali para kontingen Indonesia pada tahun ini merupakan yang terbaik dalam sejarah keikut sertaan kita dalam Asian Games sejak pertama kali digelar pada tahun 1951.

Namun, tidak adil rasanya jika kita melupakan perjuangan para atlet yang juga pernah mengharumkan nama baik Indonesia pada Asian Games yang telah lalu. Faktanya, di masa lalu Indonesia sudah beberapa kali mencatatkan hasil yang sangat membanggakan. Tercatat, dalam delapan belas kali keikut sertaannya, Indonesia pernah empat kali menembus lima besar torehan medali di antara peserta lainnya.

 

Teheran (1974), Peringkat ke-5

Lebih dari empat dekade yang lalu, ketika Indonesia menjadi salah satu tamu di Asian Games ketujuh di Iran, para kontingen Indonesia sama sekali tidak miskin medali. Total sebelas medali mereka raih dengan rincian 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Total tersebut merupakan yang terbaik ke-5 di antara 25 negara yang berpartisipasi. Namun sayang, Asian Games ini merupakan Asian Games terakhir Indonesia merasakan lima besar.

Bangkok (1970) – Peringkat ke-4

Empat tahun sebelumnya, Indonesia pun pernah membuat prestasi yang membanggakan dalam gelaran Asian Games yang dihelat di negara tetangga, Thailand. Total 2 medali emas, 5 medali perak, dan 17 medali perunggu berhasil diraih dan menempatkan Indonesia sebagai negara peserta terbaik ke-4 dalam Asian Games tersebut.

 

Jakarta (1962) – Peringkat ke-2

 

Pada tahun 1962, Indonesia dipercaya untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Asian Games. Prestasi gemilang pun ditorehkan oleh para atlet di hadapan para pendukungnya di tanah air. Total 77 medali berhasil diraih meliputi 21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu. Perolehan tersebut hanya kalah dari Jepang yang berada di peringkat pertama dengan raihan 152 medali.

 

Jakarta-Palembang (2018) – Peringkat ke-4

Setelah bertahun-tahun prestasi Indonesia di Asian Games tak pernah bangkit kembali, Indonesia akhirnya memiliki kesempatan emas untuk mengulang kesuksesan mereka di tahun 1962 lalu dengan kembali dipercaya sebagai tuan rumah pagelaran akbar ini. Tidak tanggung-tanggung, kesempatan itu tidak hanya dimanfaatkan oleh para kontingen untuk menyamai pencapaian di masa lalu, bahkan mereka mampu menorehkan tinta sejarah dengan melampaui jumlah medali yang pernah di raih Indonesia sebelumnya. Total 98 medali berhasil disumbangkan meliputi 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perunggu. Indonesia pun meraih peringkat ke-4 terbaik perolehan medali Asian Games 2018 ini.

 

Itulah dia empat kali Indonesia berhasil meraih peringkat 5 besar perolehan medali di Asian Games. Tentunya kita berharap prestasi Indonesia di Asian Games tahun ini merupakan titik balik bagi kita untuk senantiasa mempertahankan prestasi di Asian Games yang akan datang. Jangan berhenti berdoa, mendukung, dan turut berkontribusi dengan apa pun yang kita bisa, ya, Basagiters!

 

[Ditulis oleh Kamaludin Khoir] 

#pict from Google


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *