Basagita Community — Halo, Basagiters! Masa kehamilan menjadi masa yang penuh kebahagiaan kala menanti hadirnya sang buah hati. Namun, masa kehamilan juga menghadirkan rasa waswas ketika akan melakukan kegiatan atau mengonsumsi makanan tertentu. Basagiters yang biasanya mengonsumsi lalapan mungkin mulai bertanya-tanya, amankah sayur mentah untuk ibu hamil?

 

Apapun yang dikonsumsi ibu hamil juga akan dinikmati calon buah hati. Makanan kaya nutrisi tentu sangat dianjurkan di saat kehamilan. Salah satu makanan wajib bagi ibu hamil adalah sayur. Kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral yang terkandung di dalamnya sangat penting bagi kesehatan dan pertumbuhan janin. Namun, Basagiters perlu memahami pencegahan dan resikonya sebelum memberikan sayur mentah untuk ibu hamil.

Ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi bahan makanan mentah karena dikhawatirkan terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit lain. Misalnya saja toksoplasma, yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf dan penglihatan janin. Parasit ini sering ditemukan pada daging mentah, kulit buah, dan permukaan sayuran.

Sayur mentah boleh saja dikonsumsi ibu hamil, asalkan terjamin kebersihannya. Berikut ini ada beberapa tips menyiapkan sayur mentah sebelum dikonsumsi ibu hamil.

1. Pilih sayuran berkulit

Sayuran yang berkulit lebih aman dan terjamin kebersihannya dari kontaminasi bakteri, seperti tomat, timun, terong, dan pare. Basagiters hanya perlu mengupas kulit sayuran saja sebelum mencucinya. Berbeda dengan selada dan kol yang lebih mudah terpapar bakteri dari luar.

Ibu hamil tidak disarankan mengonsumsi taoge mentah karena sulit memastikan kebersihannya dan bakteri yang mudah berkembang biak di dalamnya karena taoge tumbuh di lingkungan yang lembab.

2. Mencuci dengan air hangat dan garam

pict from Google

Untuk memastikan benar-benar tidak ada kuman, Basagiters perlu mencuci sayur mentah dengan air matang yang hangat. Merendam sayuran dengan air garam juga membantu mematikan kuman yang masih menempel.

3. Membersihkan peralatan dapur yang digunakan

pict from Kuliner Wisata

Sebelum mengupas dan memotong sayuran, pastikan peralatan yang digunakan juga bersih dari kuman. Pisau dan talenan bisa dicuci dengan air sabun hangat untuk membunuh bakteri yang masih tertinggal.

4. Langsung dikonsumsi setelah dipotong

Jangan menyimpan sayur mentah yang telah dikupas terlalu lama. Akan lebih baik jika sayur langsung dikonsumsi setelah dipotong untuk menghindari kontaminasi bakteri. Pastikan juga telah membuang bagian sayur yang rusak dan berubah warna, karena bagian tersebut lebih rentan mengandung bakteri.

Dengan memastikan kebersihannya, sayur mentah untuk ibu hamil tidak lagi waswas untuk dikonsumsi. Sayur mentah mengandung lebih banyak kandungan vitamin dan nutrisi karena tidak rusak oleh proses pemanasan. Jadi, Basagiters bisa maksimal mendapatkan manfaat sayuran bagi perkembangan si buah hati.

 

[Ditulis Oleh Ana Rofiati]


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *