Basagita Community — Beberapa bulan ini tagar siap sableng (#siap_sableng) ramai dibicarakan, ya Sahabat Basagiters. Tagar ini diciptakan sebagai pengenalan dan promosi akan sebuah film layar lebar. Film ini sekarang sedang tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Bahkan sudah merambah negeri tetangga kita, Malaysia dan singapura.

Film Wiro Sableng besutan Angga Dwimas Sasongko ini banyak mengangkat kebudayaan asli Indonesia. Jadi, sekalian sebagai promosi pariwisata. Wiro Sableng diproduksi oleh Lifelike Picture yang bekerja sama dengan Twentith Century Fox. Ini untuk pertama kalinya, film Indonesia masuk ke jajaran 20th Century Fox. Merekalah yang berperan penting, sehingga Wiro Sableng bisa diputar di Malaysia dan Singapura.

Film ini diadaptasi dari buku cerita silat di tahun 1980an. Cerita yang melegenda tentang Wiro Sableng, Pendekar Kapak Naga Geni 212. Buku seri Wiro Sableng sendiri, terdiri dari 185 buku cetak. Dan telah terjual berjuta-juta eksemplar.

Sebelum menonton filmnya, ada baiknya kenalan dulu dengan pendekar sableng ini. Mungkin, banyak yang belum tahu siapa Wiro Sableng, tokoh ini terkenal di era tahun 1970-1990an. Bahkan mungkin ada yang belum lahi

Nama Asli Wiro Sableng

Wiro Sableng adalah tokoh utama dalam cerita silat fiksi karangan Bastian Tito. Buku ini bergenre laga komedi. Wiro Sableng terlahir dengan nama Wira Saksana. Kedua orang tuanya dibunuh oleh Suranyali (Mahesa Birawa). Wiro kecil, diselamatkan oleh seorang ahli silat, Sinto Gendeng. Wiro diasuh dan dibesarkan oleh Sinto Gendeng, yang sekaligus merupakan gurunya, di gunung Gede.

Saat berusia 17 tahun, Wiro siap turun gunung dan membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya. Wiro merupakan pendekar sakti yang memiliki senjata Kapak Naga Geni 212. Kapak ini terbuat dari besi dan gading. Tangkainya yang merupakan sebuah seruling, mampu mengeluarkan suara yang bisa membunuh musuh-musuhnya. Ujung seruling berbentuk kepala naga yang juga menyimpan jarum beracun sebagai salah satu senjata.

Selain kapak Naga Geni 212, Wiro juga punya senjata Bintang 212, mirip seperti ninja Jepang, dan batu hitam 212. Wiro sangat mudah dikenali karena di dadanya juga ada rajah bertuliskan angka 212

Filosofi angka 212

kumparan.com

Filosofi angka keramat Wiro Sableng ini, mempunyai arti khusus. Angka 1 adalah simbol bahwa hanya ada satu Tuhan. Sedangkan angka 2, merupakan gambaran Tuhan menciptakan makhluk berpasang-pasangan. Oleh karena itu ada dua angka 2. Bila dijumlahkan ada 5, yang merupakan jumlah rukun islam.

Sableng tapi Digemari Cewek-Cewek Cantik.

Wiro Sableng merupakan tokoh pendekar putih yang memerangi kejahatan. Wiro digambarkan sebagai pendekar dengan baju putih lengkap dengan ikat kepalanya. Dia dilukiskan sebagai pemuda yang disukai banyak perempuan cantik. Walau begitu, Wiro bukan tipe playboy. Di dalam bukunya, Pendekar Sableng ini hanya kepada dua perempuan menyatakan cinta.

Best Seller pada Masanya.

Setting buku cerita silat ini adalah zaman kerajaan-kerajaan pada abad ke-16. Untuk mendapatkan cerita yang hidup dan mendalam, ternyata, penulis, Bastian Tito selalu menyurvei lokasi yang akan dituangkan ke dalam cerita. Tak heran, ceritanya seperti nyata.

Bastian Tito mengetik sendiri cerita tentang Wiro Sableng. Buku yang terbit sekitar tahun 1980-1990an ini, selalu terjual lebih dari 800 ribu eksemplar setiap episodenya. Penulis hanya butuh tiga minggu lo, untuk menyelesaikan satu buku. Benar-benar penulis yang hebat.

Dua Kali Diangkat ke Layar Lebar dan Sinetron

Palembang.tribunnews.com

Serial laga silat komedi ini, sudah dua kali di angkat ke bentuk visual. Baik layar lebar maupun sinetron. Ada satu film  yang di rilis tahun 1988. Dan film terbaru, yang diperankan oleh Vino G Bastian, anak dari Bastian Tito sendiri, tahun 2018 ini. Selain itu, juga ada dua sinetron yang dulu sempat tayang di salah satu televisi swasta. Sinetron ini tayang tahun 1995 hingga akhir 2000an.

Bagi yang penasaran dengan keseruan cerita Wiro Sableng si pendekar Kapak Naga Geni 212, dalam bentuk buku? Bisa kok, baca ceritanya secara online. Banyak blog yang menyediakan cerita ini dalam bentuk online. Dijamin seru, tapi jangan ikut-ikutan sableng ya, Basagiters.

 

Ditulis Oleh : NCSuryani

 

 


Basagita

Basagita community adalah tempat berkumpulnya para penulis. Baik penulis artikel, fiksi, copywriting, ghoswriter, dan sebagainya. Tidak hanya penulis pemula yang bergabung di situ, tetapi juga penulis senior yang beberapa karya tulisannya sudah diterbitkan oleh mayor publishing atau indie publisihing Bukan hanya berfungsi sebagai wadah yang menampung karya penulis yang ditayangkan di web kita basagita. Basagita community juga mengadakan kelas kepenulisan untuk para penulis pemula, seperti kelas fiksi dan nonfiksi. Selanjutnya mereka dilatih secara intens dalam challenge menulis, sebagai latihan untuk membuat tulisan mereka lebih bagus dan sesuai dengan kaedah PUEBI. Yang lebih menarik lagi, di Basagita Community, ada pasukan buzzer yang siap mempromosikan karya-karya anggota Basagita. Bagi anggota yang mempunyai hobi bisnis, pasukan buzzer juga siap ikut mempromosikannya. Pasukan buzzer juga siap bekerja sama dengan klien di luar komunitas Basagita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *